Powered By Blogger

Selasa, 30 November 2010

Komputer Genggam Canggih


Ocosmos OCS-1 Komputer Genggam Canggih

PC ciamik yang bisa digenggam dengan ukuran lebih kecil dari netbook dan berbentuk seperti perangkat game ini adalah Ocosmos OCS-1 . PC genggam ini menggunakan chip Intel Atom Oak Trail, grafis Intel 600 GMA dan 32GB solid state disk. Menurut lembar spesifikasi yang diperoleh UMPC Portal, Ocosmos OCS-1 akan dipasarkan di AT & T di AS dan KT di Korea, dan bisa diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2011.
Komputer mini Ocosmos OCS-1 tampak seperti ponsel/smartphone atau sistem game handheld, dengan tombol arah-pad di sisi, dan layar slide-up yang menampilkan keyboard QWERTY di bagian bawahnya.
Prosesornya adalah chip  Intel Atom Oak Trail 1.5GHz atau 1.9GHz dan sebuah prosesor grafis 400MHz dengan dukungan untuk decoding video HD, dan 720p HD video encoding. Perangkat ini menjalankan OS Windows 7.
Perangkat komputer mini Ocosmos OCS-1 ini mendukung 802.11b/g/n WiFi, Bluetooth 2.1, GPS, dan 3G konektivitas dan layar touchscreen 5 inci, 1024 x 768 pixel kapasitif. Komputer mini  telah menggunakan 32GB SSD, kartu microSD untuk ekspansi dan USB 2.0 port. PC ini juga memiliki 2 kamera, kamera 5MP menghadap belakang dan menghadap ke depan 1.3MP webcam. Ada juga giroskop dan kedekatan dan sensor cahaya. (sumber)

Rabu, 24 November 2010

Tentang Cinta

Merasakan simtom-simtom yang katanya cinta sih sering banget, tapi merasakannya? Menurut persepsi pribadi: sudah! Tapi mungkin menurut perspektif umum belum. Karena ternyata memang beda-beda setiap orang, fenomenologis katanya. Lantas, apa saia harus mengikuti apa yang orang-orang rasakan ketika mereka terkena beban berat berupa cinta itu tadi? I don’t think so! Karena ya itu tadi: fenomenologis dan subjektif tentunya!
Ketika sebagaian orang melakukan peluk cium dan dekapan mesra antar sesama pasangan –illegal- (karena belum terikat secara institusional dan konstitusional), mungkin mereka menyebut itu cinta! Tapi, ada sebagian lagi yang mengungkapkan dalilnya bahwa saling melemparkan senyum saja, itu bisa dikatakan cinta! Karena hal tersebut mungkin amat sangat jarang dilakukan! Jadi, memang beda-beda cinta itu, fenomenologis dan subjektif kok! J
Ketika sebagian teman saia yang setiap harinya bisa menghabiskan ratusan SMS dan ribuan pulsa hanya untuk menelfon pasangan illegalnya, misalnya, itu juga mereka sebut cinta! Atau ada beberapa teman saia lagi yang kerjanya hanya memandangi sosok “malaikatnya” tanpa menyapa dan menegurnya ketika bertemu, itu juga mereka sebut cinta, walau masih proses katanya.
Atau ada lagi yang extreme dan sok tahu, mereka (kaum hawa) menyerahkan barang berharga miliknya yang hanya satu-satunya untuk orang yang katanya cinta sejatinya, dan mereka sebut itu cinta juga! :-/ padahal belum melewati tahap upacara prosesi kramat yang agung, suci, sakral dan legal: pernikahan! (beruntung buat laki-laki, celaka buat wanita dan anaknya, jika lahir)
Jadi, dalam membahas cinta ini, seharusnya, kita tidak boleh hanya memandang dari satu sisi/sudut pandang saja, jangan hanya menggunakan perspektif pribadi saja, karena ternyata beda-beda kan?
Tapi memang cinta ini sangat dahsyat pengaruhnya! Gara-gara cinta :
- trilyunan manusia terlahir!
- jutaan lagu tercipta!
- jutaan puisi terenda!
- jutaan kata mutiara ada!
- jutaan lukisan tentang cinta tergores!
- ribuan film dibuat!
- status d feacebook penuh!
- taj mahal dibangun!
- kisah/cerita/novel/cerpen dibuat!
Dan, gara-gara cinta pula, tulisan ini ada… .. . :-)

*ini baru pengaruh positif, belum yang negative, mungkin lebih dahsyat lagi! Hati-hati…

www.nasih-ilwani.blogspot.com